Bicara MyKhilafah

Politics Islam
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  

Share | 
 

 paksi.net

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
MUHAMMAD SAIFULLAH



Jumlah posting : 140
Registration date : 18.11.06

PostSubyek: paksi.net   Wed Oct 10, 2007 4:27 pm

Paksi.net, 21/09/07 - Penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw belum berakhir, meski kes sebegini telah menimbulkan ketegangan di beberapa negara. Kali ini penghinaan Nabi Muhammad saw dalam bentuk kartun berlaku di Bangladesh yang tentu saja menimbulkan kemarahan umat Islam di negara itu.

Kartun tersebut dibuat oleh kartunis tempatan bernama Arifur Rahman dan dimuat di majalah mingguan Alpin. Maulana Obaidul Haque, Imam Masjid Baitul Mukkaram National menyatakan kartun tersebut sebagai penghinaan yang keji terhadap Rasulullah saw. Kartun tersebut menggambarkan seorang anak lelaki dengan seekor kucing yang diberi nama dengan nama Rasulullah saw.

Haque bersama beberapa orang ulama terkemuka di Bangladesh terus mengadakan pertemuan dengan pegawai tinggi pemerintah Bangladesh, hari Selasa (18/9), untuk menyampaikan protes atas penerbitan kartun tersebut. Delegasi ulama itu meminta agar pemerintah menarik keizinan penerbitan group media Prothom Alo yang menerbitkan majalah Alpin, kerana telah menimbulkan sentimen berbaur agama.

Selepas pertemuan itu, pemerintah Bangladesh menangkap pelukis kartun tersebut di rumahnya dan menyita majalah Alpin dari peredaran. Pemerintah juga melarang penjualan, pemasaran, pencetakan ulang, publikasi termasuk melarang sesiapa sahaja daripada menyimpan gambar kartun Nabi Muhammad saw itu.

Mainul Hossain, penasihat undang-undang dan informasi pemerintah berjanji akan menghukum pihak-pihak yang terlibat dalam kes kartun ini. Beliau berkata, penerbitan kartun Nabi Muhammad saw adalah sebuah konspirasi untuk mengganggu ketenangan negara Bangladesh, negara berpenduduk 148 juta orang dan majoritinya Muslim.

Meskipun di Bangladesh aksi tunjuk perasaan dilarang sejak bulan Januari lalu, namun pada Rabu lalu, lebih daripada 3,000 Muslim Bangladesh mengadakan aksi protes di Dhaka. Mereka membakar majalah Prothom Alo, meski pihak Prothom Alo sudah mengemukakan permohonan maaf atas penerbitan kartun tersebut.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
paksi.net
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Bicara MyKhilafah :: Aktiviti Dakwah dan berkaitan-
Navigasi: